Rangkuman Bahan Ips Kelas 7 Wacana Peta, Dan Letak Indonesia Pada Peta.
Bismillah...
Sahabat baiq yang berbahagia. Pada postingan kali ini, aku akan menyebarkan perihal rangkuman bahan IPS Kelas 7 perihal Peta dan Letak Indonesia pada peta. Selamat membaca!
Untuk mengetahui letak suatu negara dan Luasnya sanggup dilihat dari sebuah peta. Peta yakni citra permukaan bumi pada suatu bidang datar dan diperkecil dengan memakai skala. Pada peta terdapat sejumlah gosip yang menyertainya.
Peta berasal dari bahasa Yunani yaitu :
Mapp dan dalam bahasa Inggris Map yang artinya taplak atau kain
a. Berdasarkan Skala Peta
Atas dasar skalanya, peta sanggup digolongkan menjadi empat yaitu :
1. Peta Kadaster (peta berskala sangat besar) yakni peta yang berskala 1 : 100-1: 5.000
2. Peta skala besar yakni peta yang berskala 1 : 5.000 – 1 : 250.000.
3. Peta skala sedang yakni peta yang berskala 1 : 250.000 – 1 : 500.000
4. Peta skala kecil yakni peta yang terpola 1 : 500.000 – 1 : 1000.000
b. Berdasarkan Isi Peta
Atas dasar isinya, peta digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu peta umum dan peta khusus.
1. Peta umum yakni peta yang memberikan citra umum atau ketampakan yang bersifat umum pada suatu kawasan tertentu
Peta umum dibagi menjdi 3 yaitu :
a. Peta Topografi yakni : peta yang menggambarkan permukaan bumi lengkap dengan reliefnya
b. Peta Chorografi yakni : peta umum yang berskala sedang. Berisikan ketampakan yang bersifat umum dan global dalam kawasan yang luas
c. Peta Dunia yakni : peta umum yang berskala kecil. Peta ini menggambarkan seluruh dunia dalam satu peta. Ketampakan yang digambar hanya yang penting.
2. Peta Khusus atau peta tematik yakni peta yang menggambarkan ketampakan yang bersifat khusus yang terdapat di kawasan tertentu.
Adapun jenis peta khusus antara lain peta politik, peta kota, peta pariwisata, peta perhubungan, peta iklim, peta vegetasi, peta curah hujan, dan peta kepadatan
penduduk. Untuk menciptakan peta khusus diharapkan peta dasar gosip yang akan dipetakan.
c. Berdasarkan Objek yang dipetakan
Berdasarkan objek yang dipetakan , peta sanggup dibedakan sbb :
1. Peta Statis atau Statitoner: peta yang menggambarkan keadaan yang relatif tetap atau jarang berubah. Misalnya peta jenis tanah, peta geologi
2. Peta Dinamis: Peta yang isinya menggambarkan keadaan yang dinamis atau cepat berubah. Misalnya peta transmigrasi, peta urbanisasi, peta tata guna lahan dan peta perencanaan wilayah kota
d. Berdasarkan maksud dan tujuannya
1. Peta Geologi yakni peta yang enggambarkan keadaan/perlapisan bantuan
2. Peta Iklim yakni peta yang menggambarkan keadaan iklim
3. Peta Perhubungan adala peta yang meggambarkan jalur-jalur perhubugan
4. Peta kadaster yakni peta yang menggambarkan peta-peta tanah dan akta tanah
5. Peta tanah yakni peta yang menggambarkan jenis-jenis tanah
6. Peta pariwisata yakni Peta yang memuat kawasan pariwisata
E. Bentuk Peta
Bentuk peta dibedakan menjadi tiga yaitu :
a. Peta timbul (peta relief): Peta yang dibentuk menurut bentuk permukaan bumi yang sebenarnya
b. Peta dasar (peta biasa): peta yang menggambarkan keadan suatu wilayah yang belum diberi data.
c. Peta digital: peta yang dibentuk menurut kemajuan pengetahuan tentang komputer
F. Pemanfaatan Peta
Secara umum peta berfungsi untuk :
a. Menunjukan posisi atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi.
b. Menunjukan atau memperlihatkan citra arah dan jarak di banyak sekali tempat.
c. Memberikan citra perihal bentuk dan luas suatu kenampakan bumi
d. Memberikan gosip perihal ketinggian suatu wilayah, dengan melihat warnanya.
e. Memberikan gosip penting banyak sekali persebaran tanda-tanda fisik maupun sosial di permukaan bumi
Sebuah peta terdiri atas beberapa komponen penyusunannya. Komponen penyusunannya terdiri atas :
1. Judul Peta
Judul peta memperlihatkan isi suatu peta. Sebagai contoh, judul sebuah peta, “peta penggunaan lahan di Indonesia”, maka isi dari peta tersebut yakni sebaran penggunaan lahan yang ada di Indonesia berupa permukiman, hutan, perkebunan, dan lain-lain.
2. Skala Peta
Skala peta memperlihatkan perbandingan antara jarak di peta dengan jarak sesungguhnya di lapangan. Contoh, skala sebuah peta yakni 1 : 1000.000, berarti objek yang jaraknya 1 cm di peta berbanding dengan 1.000. 000 cm atau 1 km di lapangan. Skala peta sanggup dibedakan menjadi skala angka dan skala garis atau grafis.
3. Orientasi Utara
Biasanya sebuah peta mempunyai orientasi arah utara. Bentuk orientasi ditunjukkan oleh simbol berbentuk panah dengan bentuk yang bervariasi. Penempatannya pada kolom legenda atau pada bab yang kosong di muka peta.
4. Simbol peta
Simbol peta yakni tanda khusus pada peta yang mewakili objek yang dipetakan. Tujuan simbol peta yakni untuk memudahkan pengguna peta dalam membaca dan memahami isi peta.
5. Garis Koordinat Garis koordinat
Garis Koordinat Garis koordinat adalah garis khayal pada peta berupa koordinat peta dalam bentuk garis lintang dan garis bujur
6. Insert
Insert merupakan peta kecil yang ada pada suatu peta untuk memperlihatkan lokasi kawasan yang dipetakan diantara lokasi lainnya yang lebih luas.
7. Legenda
Legenda memperlihatkan keterangan semua objek yang ada atau muncul pada muka peta. Pada legenda inilah seorang pembaca peta akan mengetahui perihal objek yang ada pada wilayah yang di petakan.
8. Sumber peta
Sumber peta memperlihatkan orang atau forum yang menciptakan peta. Dari sumber peta inilah diperoleh gosip untuk pembuat peta, sehingga sanggup dinilai kualitas peta yang dihasilkannya
Letak juga memperlihatkan posisi suatu tempat terhadap tempat lainnya. Dalam hal ini, ada tempat yang strategis, terisolasi, dan seterusnya
a. Letak Astronomis Indonesia
Letak Astronomis yakni letak suatu tempat menurut garis lintang dan bujurnya. Berdasaran letak astronomisnya Indonesia berada diantara 6⁰ LU – 11⁰ LS dan antara 95⁰ BT-141⁰BT. Karena letaknya tersebut, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis. Wilayah tropis dibatasi oleh lintang 23,5⁰ LU dan 23,5⁰ LS.
Garis lintang yakni garis khayal pada peta atau globe yang sejajar dengan khatulistiwa. Garis lintang dipergunakan untuk membagi wilayah iklim di bumi yang disebut iklim matahari.
Garis Bujur yakni : garis khayal pada peta atau globe yang menghubungkan kutub utara dan selatan Bumi dibagi menjadi 180⁰ Bujur Timur dan 180⁰ Bujur Barat. Perhitungan garis bujur 0⁰ dimulai di kota Greenwich Inggris.
Garis bujur dipakai sebagai pedoman untuk membagi wilayah waktu . Berdasarkan kepeutusan Prsiden Republik Indonesia nomor 41 tahun 1987 Indonesia dibagi menjadi tiga kawasan waktu yaitu :
Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB)
Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA)
Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT)
b. Letak Geografis
Letak Geografis yakni letak suatu negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi.
Letak geografis Indonesia Indonesia diantara dua benua dan dua samudera (benua Asia dan Australia, Samudera Hindia dan Pasifik).
Selain itu Negara Indonesia juga berbatasandengan 10
negara baik batas daratan maupunlaut
diantaranya:
Batas darat: Malaysia, Papua New Gunea, dan Timor leste.
Batas Laut: Malaysia, Papua New Gunea, dan Timor leste, Tailand, India, singapura,Australia, Vietnam, Filipina, Palau,.
Batas Indonesia juga sanggup dilihat dari Poisisnya :
Sebelah utara Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina dan Laut China Selatan.
Sebelah selatan Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra Hindia.
Sebelah barat Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
Sebelah timur Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik
[Baca Juga] :
- Rangkuman Materi IPS Kelas 7 perihal Ragam Etnik dan Budaya
- Rangkuman Materi IPS Kelas 7 Lainnya
- Download Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama Kelas 7, 8, dan 9
Demikian ulasan perihal Peta, dan letak indonesia pada peta. Terimakasih sudah berkunjung, agar bermanfaat.
